Evaluasi Sistem Pengangkatan SDM sebagai Pilar Manajemen Sumber Daya Manusia di Sektor Publik
Keywords:
Manajemen Sumber Daya Manusia, Pengangkatan SDM, Penempatan, Pegawai, Sistem merit, Sektor publik, ASNAbstract
Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan elemen strategis dalam meningkatkan kinerja organisasi sektor publik, terutama dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Keberhasilan instansi pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas aparatur yang profesional, kompeten, dan berintegritas. Salah satu aspek penting dalam MSDM sektor publik adalah sistem pengangkatan dan penempatan sumber daya manusia yang harus dilaksanakan berdasarkan prinsip merit serta kesesuaian antara kompetensi pegawai dan kebutuhan jabatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengangkatan dan penempatan SDM sebagai fondasi manajemen sumber daya manusia di sektor publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research) melalui penelaahan buku akademik, artikel jurnal ilmiah, serta regulasi dan dokumen resmi yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk menafsirkan temuan literatur dan mengaitkannya dengan praktik pengelolaan SDM di instansi pemerintah Indonesia.Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun sistem pengangkatan SDM telah diatur secara normatif, implementasinya masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti perencanaan formasi yang belum sepenuhnya berbasis analisis jabatan, kesenjangan kompetensi pegawai dengan tuntutan jabatan, serta keterbatasan objektivitas dan transparansi dalam penilaian kinerja. Penempatan pegawai yang belum optimal berdampak pada rendahnya efektivitas organisasi dan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengangkatan dan penempatan SDM yang objektif, transparan, dan berbasis kompetensi guna mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif, dan berkeadilan.




