Peningkatan Kesadaran Kesehatan Remaja melalui Edukasi HIV/AIDS dan NAPZA Berbasis Game Edukatif di SMP Satu Atap 1 Lasalepa Kabupaten Muna
Kata Kunci:
Remaja, HIV/AIDS, NAPZA, Pengabdian masyarakatAbstrak
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku berisiko, termasuk penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) serta peningkatan risiko penularan HIV/AIDS, akibat dinamika perkembangan dan keterbatasan literasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman kesehatan remaja melalui edukasi HIV/AIDS dan NAPZA berbasis game edukatif di SMP Satu Atap 1 Lasalepa, Kabupaten Muna. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan pembelajaran berbasis pengalaman, meliputi penyampaian materi menggunakan media audiovisual, permainan edukatif, diskusi interaktif, sosialisasi kontrol diri dan kesehatan mental, serta pembentukan Duta Sahabat Sehat sebagai strategi keberlanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November-Desember 2025 dengan melibatkan siswa kelas akhir sebagai sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pengertian HIV/AIDS dan NAPZA, cara penularan, dampak kesehatan, serta pentingnya pencegahan perilaku berisiko. Metode game edukatif terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif, konsentrasi, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan sosialisasi kesehatan mental memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kontrol diri. Pembentukan Duta Sahabat Sehat menjadi capaian strategis yang berpotensi memperkuat keberlanjutan pesan kesehatan di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, edukasi HIV/AIDS dan NAPZA berbasis game edukatif efektif sebagai strategi pengabdian masyarakat di sekolah dalam meningkatkan kesadaran kesehatan remaja secara preventif dan berkelanjutan




