Cegah NAPZA dan HIV Melalui Komunitas Sahabat Sehat Bebas NAPZA dan HIV Di Desa Parida
DOI:
https://doi.org/10.54619/1q0g9696Kata Kunci:
HIV/AIDS, NAPZA, Pendidik Teman Sebaya, Pemberdayaan Remaja, Desa ParidaAbstrak
Penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) di kalangan remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan intervensi pencegahan berbasis masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan remaja Desa Parida melalui pembentukan 'Komunitas Sahabat Sehat anti NAPZA dan HIV' sebagai pendidik teman sebaya (peer educators). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1–3 Desember 2025 di Desa Parida, berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Parida dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muna. Metode pelaksanaan meliputi partisipatif, sosialisasi dan edukasi interaktif, pelatihan pendidik teman sebaya, serta diskusi kelompok terarah. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi aktif. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya satu Komunitas Sahabat Sehat anti NAPZA dan HIV yang beranggotakan remaja desa. Terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan peserta mengenai bahaya HIV, dampak NAPZA, dan perilaku hidup sehat dari 45,2% menjadi 88,6%. Antusiasme peserta yang tinggi serta terjalinnya kemitraan strategis antara mahasiswa, pemerintah desa, dan BNN Kabupaten Muna menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program edukasi di Desa Parida.




