Edukasi Pencegahan HIV/AIDS dan NAPZA pada Remaja Sekolah di SMPN SATAP 2 Lasalepa
Kata Kunci:
HIV/AIDS, NAPZA, Edukasi kesehatan, Remaja, SekolahAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja sekolah mengenai pencegahan HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) melalui edukasi kesehatan berbasis sekolah di SMPN SATAP 2 Lasalepa, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap perilaku berisiko akibat keterbatasan literasi kesehatan dan pengaruh lingkungan sosial, terutama di wilayah sekolah pedesaan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi pemberian edukasi interaktif mengenai HIV/AIDS dan NAPZA, diskusi tentang kontrol diri dan kesehatan mental remaja, serta penguatan peran siswa sebagai duta kesehatan melalui pendekatan teman sebaya untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif menggunakan kuesioner untuk menilai tingkat pemahaman dan persepsi siswa setelah pelaksanaan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai mekanisme penularan HIV, dampak kesehatan dan sosial penyalahgunaan NAPZA, serta pentingnya perilaku pencegahan seperti pengendalian diri dan menghindari lingkungan pergaulan berisiko. Selain itu, siswa menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap upaya pencegahan dan dukungan terhadap lingkungan sekolah yang bebas NAPZA. Kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kesiapsiagaan remaja dalam mencegah HIV/AIDS dan penyalahgunaan NAPZA, serta direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam program kesehatan sekolah secara berkelanjutan.




