Pengaruh Kemandirian Fiskal, Efektivitas Pendapatan Asli Daerah dan Efisiensi Belanja terhadap Kinerja Keuangan Kabupaten Muna
Keywords:
kemandirian fiskal, Pendapatan Asli Daerah, efisiensi belanja, kinerja keuangan, Kabupaten Muna.Abstract
Kinerja keuangan pemerintah daerah mencerminkan tingkat keberhasilan pemerintah dalam mengelola sumber daya keuangan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sebagai wujud pelaksanaan otonomi daerah. Kabupaten Muna masih menghadapi tantangan berupa tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga diperlukan penguatan kemandirian fiskal, peningkatan efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta efisiensi dalam pengelolaan belanja daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemandirian fiskal, efektivitas PAD, dan efisiensi belanja terhadap kinerja keuangan Kabupaten Muna. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data dianalisis secara kualitatif melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap berbagai literatur yang diperoleh dari Google Scholar, Mendeley, dan sumber ilmiah elektronik lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemandirian fiskal, efektivitas PAD, dan efisiensi belanja merupakan faktor yang berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keuangan pemerintah daerah. Kemandirian fiskal memperkuat kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan, efektivitas PAD meningkatkan kapasitas penerimaan daerah sesuai target, sedangkan efisiensi belanja mendorong pemanfaatan anggaran yang lebih optimal untuk mendukung pelayanan publik. Sinergi ketiga faktor tersebut menjadi dasar dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Muna perlu terus mengoptimalkan potensi PAD, meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan, serta memperbaiki efisiensi belanja guna meningkatkan kinerja keuangan daerah.




