Pengembangan Model Edukasi Kreatif Waste Creative Labolatory Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Pengelolaan Sampah Bekas Plastik Di Sdn 5 Kontukowuna
Kata Kunci:
Edukasi kreatif, Waste Creative Laboratory, pengetahuan, sikap, sampah plastikAbstrak
Pendahuluan : Pengelolaan sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang terus meningkat, termasuk di lingkungan sekolah dasar.Kurangnya pengetahuan dan sikap siswa terhadap sampah bekas plastik berdampak pada rendahnya kesadaran.
Metode : Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelas V sebanyak 18 siswa sebagai kelompok kontrol dan kelas VI 18 siswa sebagai sebagai kelompok intervensi, dengan jumlah total responden 36.
Hasil : Menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi, sebagian besar siswa pada kelompok intervensi memiliki pengetahuan dan sikap dalam kategori kurang. Namun, setelah diberikan edukasi kreatif waste creative laboratory, seluruh siswa (100%) berada pada kategori pengetahuan baik dan sikap sangat baik.
Kesimpulan : Edukasi kreatif waste creative laboratory berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa tentang pengelolaan sampah bekas plastik.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Vocational Journal of Applied Health Scientific (VJAHS)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





