Pengaruh Pemberian Teh Rambut Jagung (Zea mays L) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tiworo Selatan
DOI:
https://doi.org/10.54619/k9t8qt06Kata Kunci:
Hipertensi, tekanan darah, teh rambut jagung, terapi, komplementerAbstrak
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Salah satu pendekatan yang aman dan ekonomis untuk membantu mengontrol tekanan darah adalah terapi nonfarmakologis menggunakan bahan herbal, seperti teh rambut jagung (Zea mays L.) yang kaya akan kandungan flavonoid, kalium, dan polisakarida yang memiliki efek diuretik serta vasodilatasi pembuluh darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian teh rambut jagung (Zea mays L.) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tiworo Selatan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 49 penderita, dengan sampel sebanyak 44 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Responden dibagi menjadi dua kelompok seimbang: kelompok intervensi (22 responden) yang mengonsumsi teh rambut jagung dosis 4 gram sebanyak 2 kali sehari selama 7 hari, dan kelompok kontrol (22 responden) yang hanya mendapatkan terapi standar obat antihipertensi dari Puskesmas. Pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer manual dan stetoskop. Analisis data dilakukan secara non-parametrik menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Mann-Whitney U Test. Hasil Penelitian: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan pada kelompok intervensi, di mana nilai median tekanan darah sistolik turun dari 153,00 mmHg menjadi 147,00 mmHg (p = 0,000) dan diastolik turun dari 88,50 mmHg menjadi 85,00 mmHg (p=0,003). Kelompok kontrol juga menunjukkan penurunan bermakna pada sistolik (157,00 mmHg menjadi 142,00 mmHg; p = 0,000) dan diastolik (90,50 mmHg menjadi 87,00 mmHg; p=0,000). Namun, hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan tekanan darah yang signifikan antara kedua kelompok pada saat post-test, baik pada komponen sistolik (p = 0,733) maupun diastolik (p = 0,474). Hal ini membuktikan bahwa efektivitas klinis terapi tunggal teh rambut jagung memiliki daya penurunan tekanan darah yang setara dan sebanding dengan obat farmakologis standar Puskesmas.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Deprecated: urlencode(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u932114681/domains/ukpm.ac.id/public_html/e-journal/plugins/generic/pflPlugin/PflPlugin.php on line 216





