Faktor-Faktor yang Mempegaruhi Kejadian ISPA Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wapunto Kabupaten Muna
Kata Kunci:
ISPA, Kepadatan hunian, perilaku keluarga yang merokok, pengetahuan, status imunisasiAbstrak
Latar belakang : Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah Infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernapasan bagian atas dan saluran pernapasan bagian bawah. Infeksi ini disebabkan oleh virus, jamur dan bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor- faktor Yang Mempengaruhi Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Wapunto Kabupaten Muna.
Metode Penelitian : Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan crose sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Wapunto dengan besaran sampel 93 balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statitic chi square.
Hasil penelitian : Hasil penelitian ini didapatkan nilai p value berturut-turut = 0,00, 0,02, 0,00, dan 0,00 ≤ α 0,05 berarti ada hubungan antara Kepadatan Hunian, Perilaku Anggota keluarga Yang Merokok, Pengetahuan dan Status Imunisasi dengan kejadian ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Wapunto Kabupaten Muna.
Kesimpulan : Infeksi Saluran Pernafasan Akut merupakan Penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran pernapasan mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, dan pleura.
Saran : Disarankan hasil penelitian ini dapat menjadi panduan dalam penelitian dengan meneliti variabel eksternal lainnya, serta menggunakan metode penelitian yang lebih berkembang dan terbaru.
Kata kunci : ISPA, Kepadatan Hunian, Perilaku Anggota Keluarga Yang Merokok, Pengetahuan, dan Status Imunisasi




